Batam, Kota 1001 Ruko
Selama tiga setengah tahun kuliah di luar Batam, saya sempat beberapa kali pulang ke Batam. Biasanya setiap satu atau setengah tahun sekali. Dan setiap kali pulang ke Batam ternyata selalu ada bagian wajah Kota Batam yang berubah. Tanah di pinggir jalan yang sebelumnya kosong nan gersang, ternyata enam bulan kemudian setelah saya pulang ke Batam lagi telah diisi sebentuk bangunan panjang, dan memiliki banyak rolling door. Jumlah mereka tambah banyak dan terus bertambah banyak setiap kali saya pulang ke Batam. Anda tentu tahu bangunan apa yang saya maksud. Yup! Benar sekali. Bangunan tersebut adalah Ruko, alias Rumah Toko.
Perkembangan pembangunan ruko di Batam memang sangatlah pesat. Setiap pinggir jalan, terutama di depan perumahan seperti tak ingin dibiarkan kosong. Sampai terkadang pengembang seperti kurang memperhitungkan lokasi pembangunan ruko. Wajar jika kemudian banyak ruko yang kosong karena letaknya yang kurang strategis.
Saya tidak hendak melihat fenomena pesatnya pembangunan ruko ini dari sudut pandang negatif, karena mau dipandang negatif pun pembangunannya niscaya akan terus berlanjut. Pembangunan ruko secara massif ini lebih baik kita lihat secara positif.
Jika diperhatikan, ruko-ruko di Batam ternyata juga bisa tampil menarik. Jika anda “pusing-pusing” di Kawasan Batam Center, anda akan melihat banyak sekali deretan ruko dengan desain yang berbeda-beda. Ada yang bentuknya unik, ada yang warnanya menarik. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri. Mereka yang baru datang ke Batam bisa jadi akan “terpana dan terpesona” dengan banyaknya dan uniknya ruko-ruko di Batam.
Jika mau sedikit kreatif, Pemerintah bisa saja memperlombakan ruko-ruko ini dengan kontes ruko tercantik atau kontes ruko terunik. Ini akan membuat ruko memiliki nilai lebih. Tak sekedar sebagai tempat usaha, tetapi juga tempat berekspresi.
Jika Kota Baghdad diberi gelar Kota 1001 malam dan banyak kota di Indonesia memperebutkan gelar Kota 1001 Masjid, maka Batam bisa dengan bangga menobatkan diri sendiri sebagai Kota 1001 Ruko.


