Estafet Kepemimpinan Kota Batam

Posted on April 29th, 2009 in Politik by iqbalrois  Tagged ,

 

Sejak diresmikan sebagai Kota Administratif tahun 1983 hingga sekarang, Batam telah enam kali berganti walikota. Dua di antaranya adalah caretaker atau pejabat sementara. Siapa saja?

 

Wali kota Madya pertama Batam adalah Ir HR Rahman Draman. Beliau menjabat selama enam tahun dari 1983 sampai 1989. Selama 10 tahun berikutnya, 1989-1999, Batam dipimpin oleh Bapak RA Azis.

 

Tahun 1999 Batam direvisi statusnya menjadi Kota. Sejak itu pula posisi walikota diemban oleh Bapak Nazief Soesila Dharma. Beliau menjabat sebagai caretaker walikota Batam sampai tahun 2001.

 

2001 sampai 2005 Batam dipimpin oleh pasangan walikota Nyat Kadir dan wakil wali kota Asman Abnur. Bisa jadi di masa kepemimpinan Bapak Nyat kadir inilah peran walikota mulai terasa kuat, mengingat UU Otonomi Daerah telah diterapkan. Sebelum-sebelumnya, justru peran Ketua Otorita Batam(OB) lah yang lebih menonjol.

 

Selama beberapa bulan setelah Bapak Nyat Kadir “turun tahta”, jabatan walikota dipegang oleh pjs Manan Sasmita. Dan pada Februari 2006, masyarakat Batam diberikan hak untuk memilih langsung pemimpinnya melalui pilkada walikota Batam. Dan hasilnya, pasangan Ahmad Dahlan – Ria Saptarika sukses memenangkan pilkada.

 

Selama tiga tahun memimpin Batam banyak prestasi diukir oleh pasangan koalisi Golkar-PKS ini. Satu yang fenomenal adalah keberhasila mereka merubah status Kota Batam dari kota terkotor menjadi Kota peraih Adipura dua kali berturut-turut. Mantap!

 

Hingga 2011, “Duet Maut” ini akan terus memimpin Batam. Lanjutkan pembangunan pak! Majukan Batam, sejahterakan Masyarakat! ^_^