B.A.T.A.M, Benarkah Sebuah Singkatan?

Posted on April 30th, 2009 in Pernak-Pernik by iqbalrois  Tagged

 

Orang Batam ternyata hobi membuat kepanjangan dari kata BATAM. BATAM dianggap layaknya sebuah singkatan, dan kepanjangan yang dibuat disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi pembuatnya. Meski tak jelas siapa yan membuat kepanjangan-kepanjangan ini, berikut beberapa kepanjangan kata BATAM yang populer;

 

Bila Anda Tabah Akan Menang

Kepanjangan satu ini tampaknya yang paling populer di kalangan perantau Kota Batam. Slogan ini dijadikan motivasi oleh mereka yang mencari dan sedang bekerja di kota industri ini. Maknanya jelas, bahwa jika anda ingin berhasil/menang di Batam, maka yang harus anda lakukan adalah bersabar dan tabah menjalani hidup yang keras di Kota Batam.

 

Bila Anda Tiba Ammoy Menunggu

Tanpa bermaksud rasis, ada juga sebagian orang yang memanjangkan kata Batam dengan “Bila Anda Tiba Amoy Menunggu” atau “Bila Anda Tiba Ammoy Melambai” atau “Bila Anda Tiba Ammoy Menanti”. Ketiganya memiliki arti yang serupa. Saya rasa kepanjangan ini semata-mata bentuk ekspresi mereka yang datang ke Batam dan “terkagum-kagum” melihat banyaknya Amoy di Kota Batam. Amoy berasal dari bahasa Hokkian yang berarti gadis atau perempuan belia. Dalam konteks ini yang dimaksud adalah gadis atau perempuan muda keturunan Tinghoa. Asal tahu saja, Batam merupakan kota dengan jumlah penduduk Tionghoa yang cukup besar.

 

Bila Anda Tiba Akan Menyesal

Nah, kalau yang ini bisa dipastikan adalah ungkapan kekecewaan mereka yang datang ke Batam tapi belum berhasil meraih mimpinya. Terdengar pesimistis memang, tapi setidaknya ini membuktikan bahwa Batam tidak lagi identik dengan “surganya para pencari kerja.”

 

Lantas, kepanjangan mana yang paling cocok buat anda? Pilih salah satu, atau buat kepanjangan sendiri. ^_^

Estafet Kepemimpinan Kota Batam

Posted on April 29th, 2009 in Politik by iqbalrois  Tagged ,

 

Sejak diresmikan sebagai Kota Administratif tahun 1983 hingga sekarang, Batam telah enam kali berganti walikota. Dua di antaranya adalah caretaker atau pejabat sementara. Siapa saja?

 

Wali kota Madya pertama Batam adalah Ir HR Rahman Draman. Beliau menjabat selama enam tahun dari 1983 sampai 1989. Selama 10 tahun berikutnya, 1989-1999, Batam dipimpin oleh Bapak RA Azis.

 

Tahun 1999 Batam direvisi statusnya menjadi Kota. Sejak itu pula posisi walikota diemban oleh Bapak Nazief Soesila Dharma. Beliau menjabat sebagai caretaker walikota Batam sampai tahun 2001.

 

2001 sampai 2005 Batam dipimpin oleh pasangan walikota Nyat Kadir dan wakil wali kota Asman Abnur. Bisa jadi di masa kepemimpinan Bapak Nyat kadir inilah peran walikota mulai terasa kuat, mengingat UU Otonomi Daerah telah diterapkan. Sebelum-sebelumnya, justru peran Ketua Otorita Batam(OB) lah yang lebih menonjol.

 

Selama beberapa bulan setelah Bapak Nyat Kadir “turun tahta”, jabatan walikota dipegang oleh pjs Manan Sasmita. Dan pada Februari 2006, masyarakat Batam diberikan hak untuk memilih langsung pemimpinnya melalui pilkada walikota Batam. Dan hasilnya, pasangan Ahmad Dahlan – Ria Saptarika sukses memenangkan pilkada.

 

Selama tiga tahun memimpin Batam banyak prestasi diukir oleh pasangan koalisi Golkar-PKS ini. Satu yang fenomenal adalah keberhasila mereka merubah status Kota Batam dari kota terkotor menjadi Kota peraih Adipura dua kali berturut-turut. Mantap!

 

Hingga 2011, “Duet Maut” ini akan terus memimpin Batam. Lanjutkan pembangunan pak! Majukan Batam, sejahterakan Masyarakat! ^_^

Kota Batam Yang Terus Mekar

Posted on April 28th, 2009 in Uncategorized by iqbalrois  Tagged

 

Kota Batam terus berkembang. Ada baiknya kita sedikit tahu tentang sejarah Kota Industri ini. Dan kali ini saya ingin mengajak anda melihat Batam secara administratif.

 

Awalnya Batam hanyalah sebuah kecamatan dari Kabupaten Kepulauan Riau. Kala itu Batam dan Kepri masih menjadi bagian dari Provinsi Riau. Pada tahun 1983, berdasarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 1983 Batam diangkat derajatnya menjadi sebuah kota administratif. Dengan demikian status sebagai kecamatan pun lepas, justru Batam memiliki tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Belakang Padang, Kecamatan Batam Barat, dan Kecamatan Batam Timur.

 

Menjelang millennium baru, tepatnya tahun 1999, Batam direvisi statusnya menjadi Kota Batam. Ya, Kota saja. Tanpa embel-embel administratif atau madya. Perubahan ini diatur dalam UU No.53 tahun 1999. Di dalam undang-undang itu juga diatur tentang pemekaran Kota Batam dari yang sebelumnya hanya terdiri dari tiga kecamatan menjadi delapan kecamatan. Kedelapan kecamatan itu adalah Kecamatan Batuampar, Nongsa, Lubukbaja, Seibeduk, Sekupang, Belakangpadang, Bulang, dan Galang.

 

Tak sampai sewindu, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005, Batam dimekarkan lagi dari 8 kecamatan menjadi 12 Kecamatan. Itu berarti ada tambahan 4 kecamatan baru. Kecamatan Bengkong dimekarkan dari Kecamatan Batuampar, Kecamatan Batam Kota dimekarkan dari Kecamatan Nongsa, Kecamatan Batuaji dan Kecamatan Sagulung dimekarkan dari Kecamatan Sei Beduk.

 

Otomatis, selama sepuluh tahun terakhir alamat rumah saya sudah dua kali berganti kecamatan. Dari sebelumnya di Kecamatan Batam Timur menjadi di Kecamatan Nongsa, kemudian berubah lagi menjadi di Kecamatan Batam Kota. Tampaknya saya sudah cocok dengan nama kecamatan terakhir ini. Berasa gimanaaa gitu. ^_^

 

Mengingat Batam adalah kota yang sedang berkembang dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang amat tinggi, pemekaran wilayah akan sangat mungkin terus berlangsung, termasuk dalam pemekaran jumlah kecamatan. Lets see.

Batam, Kota 1001 Ruko

Posted on April 25th, 2009 in Pernak-Pernik by iqbalrois  Tagged ,

 

Selama tiga setengah tahun kuliah di luar Batam, saya sempat beberapa kali pulang ke Batam. Biasanya setiap satu atau setengah tahun sekali. Dan setiap kali pulang ke Batam ternyata selalu ada bagian wajah Kota Batam yang berubah. Tanah di pinggir jalan yang sebelumnya kosong nan gersang, ternyata  enam bulan kemudian setelah saya pulang ke Batam lagi telah diisi sebentuk bangunan panjang, dan memiliki banyak rolling door. Jumlah mereka tambah banyak dan terus bertambah banyak setiap kali saya pulang ke Batam. Anda tentu tahu bangunan apa yang saya maksud. Yup! Benar sekali. Bangunan tersebut adalah Ruko, alias Rumah Toko.


Perkembangan pembangunan ruko di Batam memang sangatlah pesat. Setiap pinggir jalan, terutama di depan perumahan seperti tak ingin dibiarkan kosong. Sampai terkadang pengembang seperti kurang memperhitungkan lokasi pembangunan ruko. Wajar jika kemudian banyak ruko yang kosong karena letaknya yang kurang strategis.

 

Saya tidak hendak melihat fenomena pesatnya pembangunan ruko ini dari sudut pandang negatif, karena mau dipandang negatif pun pembangunannya niscaya akan terus berlanjut. Pembangunan ruko secara massif ini lebih baik kita lihat secara positif.

 

Jika diperhatikan, ruko-ruko di Batam ternyata juga bisa tampil menarik. Jika anda “pusing-pusing” di Kawasan Batam Center, anda akan melihat banyak sekali deretan ruko dengan desain yang berbeda-beda. Ada yang bentuknya unik, ada yang warnanya menarik. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri. Mereka yang baru datang ke Batam bisa jadi akan “terpana dan terpesona” dengan banyaknya dan uniknya ruko-ruko di Batam.

 

Jika mau sedikit kreatif, Pemerintah bisa saja memperlombakan ruko-ruko ini dengan kontes ruko tercantik atau kontes ruko terunik. Ini akan membuat ruko memiliki nilai lebih. Tak sekedar sebagai tempat usaha, tetapi juga tempat berekspresi.

 

Jika Kota Baghdad diberi gelar Kota 1001 malam dan banyak kota di Indonesia memperebutkan gelar Kota 1001 Masjid, maka Batam bisa dengan bangga menobatkan diri sendiri sebagai Kota 1001 Ruko.

FTZ yang (diharapkan) Membawa Berkah

Posted on April 25th, 2009 in Pernak-Pernik by iqbalrois  Tagged ,

 

Sudah hampir satu bulan Free Trade Zone(FTZ) berlaku di Batam, tapi masih ada sebagian pihak yang bertanya-tanya apa sih manfaat FTZ bagi Batam. Sebenarnya apa sih manfaat dari penerapan FTZ? Berdasarkan apa yang telah saya baca di internet, ada banyak manfaat implementasi FTZ di Batam, baik manfaat langsung maupun tidak langsung.

 

Penerapan FTZ pertama-tama oleh pemerintah diharapkan akan meningkatkan penanaman modal asing(PMA) di Batam. Mereka akan membangun perusahaan-perusahaan yang berorientasi ekspor. Meningkatnya jumlah PMA diharapkan akan menyerap lebih banyak tenaga kerja atau dengan kata lain akan membuka lapangan kerja.

 

Selain itu, FTZ juga akan mendorong tumbuh kembangnya industri lokal atau UKM yang menjadi mitra PMA, juga memicu tumbuhnya industri jasa pendukung. PMA tak perlu dikhawatirkan akan bersaing dengan industri lokal karena produk dari PMA akan lebih berorientasi ekspor, bukan berorientasi dalam negeri.

 

Banyaknya jumlah PMA juga diharapkan akan meningkatkan pendapatan devisa negara dan meningkatkan pendapatan negara melalui pajak-pajak langsung. Selain itu, multiplier effect dari FTZ ini adalah agar Batam, Bintan, Karimun(BBK) yang menerapkan FTZ dapat menjadi katalisator ekonomi bagi daerah-daerah di sekitarnya maupun secara nasional.

 

Melihat Singapura yang telah kehabisan lahan, sepertinya potensi Batam untuk terus berkembang seiring dengan penerapan FTZ ini semakin terbuka lebar. Semoga Saja.

Mega Mall Batam Center

Posted on April 25th, 2009 in Jalan-Jalan by iqbalrois  Tagged , ,

 

Pengen tahu mall apa di Indonesia yang memiliki koneksi langsung ke luar negeri?? Jawabannya adalah Mega Mall Batam Center. Mall empat lantai ini mempunyai jembatan penghubung yang menghubungkannya langsung dengan ferry terminal Batam Center. Jadi buat anda yang sedang asyik muter-muter mall dan tiba-tiba kebelet pengen keluar negeri, Singapura atau Malaysia, tak perlu khawatir. Seberangi saja jembatan penghubunganya, dan anda akan langsung tiba di ferry terminal Batam Center. Beli tiket, bawa paspor dan NPWP, berangkat deh! ^_^

 

By the way, di Mega Mall sendiri ada apa saja?? Lengkap! Banyak tenant-tenant besar membuka cabang di mall ini. Pengen shopping pakaian? Silakan ke Matahari Departement Store. Atau kalau pengen variasi silakan sambangi factory outlet ata distro-distro yang bertebaran di mall ini. Ingin belanja kebutuhan sehari-hari? Bisa. Silakan kunjungi Hypermart yang terletak di lower ground.

 

Lapar?? Tak perlu khawatir. Silakan pilih mau ke KFC, A&W, Solaria atau Pizza Hut. Atau anda bisa ke Food City di lantai paling atas yang menyediakan aneka macam makanan dengan harga relative terjangkau. Atau mungkin anda hanya pengen nongkrong bareng teman-teman?? Mampir aja ke coffe shop-coffe shop ternama seperti Godiva, Excelso ataupun Starbucks. Ngobrol bersama teman-teman pun jadi semakin asyik.

 

Oya, kalau pengen nonton film Indonesia atau Hollywood terbaru anda bisa menuju lantai empat, karena di sana ada studio XXI. Bioskop XXI Mega Mall Batam Center ini adalah bioskop XXI pertama di luar jawa.

 

Kesimpulannya, kalau anda mau ke Singapura dan hanya sempat transit sebentar di Batam, setidak-tidaknya anda harus mampir ke Mega Mall. Setuju?! ^_^

Mega Wisata Ocarina, Ikon Baru Wisata Batam

Posted on April 25th, 2009 in Jalan-Jalan by iqbalrois  Tagged , ,

 

       Sejak dibuka akhir 2008 lalu, Ocarina tampaknya telah menjadi ikon baru wisata Kota Batam. Pusat wisata terlengkap di Batam ini menawarkan beragam wahana dan fasilitas hiburan, seperti Giant Wheel, Water Boom, Sepeda air, Kampong Seni, Kampong Indonesia dan lain-lain. Meski demikian sebenarnya Ocarina belum selesai dibangun sepenuhnya. Ditargetkan Kawasan Mega Wisata Ocarina akan rampung dibangun sebelum akhir 2009.

       Yang unik, di Mega Wisata Ocarina ini beberapa rekor terpecahkan. Misalnya tulisan raksasa COASTARINA yang terdapat di kawasan ini dinobatkan sebagai tulisan terbesar di Indonesia oleh Museum Rekor Indonesia(MURI). Tulisan raksasa yang terbuat dari besi itu juga merupakan yang terberat di dunia, mengalahkan tulisan HOLLYWOOD di Bukit Lee, California, Amerika Serikat. Globe atau bola dunia yang terdapat di Ocarina pun diyakini sebagai yang terbesar di dunia. Bola dunia berdiameter 11 meter ini menjadi salah satu icon Ocarina.

       Penasaran dengan Ocarina?? Ini saya pamer foto-fotonya dulu… ^_^

 


Tak Sekedar Mengekor, Batam Ciptakan Rekor (Bag.2)

Posted on April 25th, 2009 in Pernak-Pernik by iqbalrois  Tagged ,

 

3. Caleg Batam, Caleg Termuda di Indonesia

Nathania Regina, Caleg DPR RI dapil Kepri dari Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) pada pemilu legislatif kemarin dikukuhkan oleh MURI sebagai caleg termuda di Indonesia. Penghargaan MURI tersebut diberikan kepada Nathania oleh General Manager MURI di Batam. 

Nathania Regina lahir pada 11 Desember 1987. Perempuan keturunan Tionghoa ini mengaku ia memberanikan diri terjun ke panggung politik karena terdorong untuk membuktikan bahwa kalangan minoritas seperti dirinya pun bisa terlibat dalam kancah perpolitikan Indonesia.

 

4. Lontong, Pizza, dan Rendang Terbesar di Hypermart Batam

September 2007 lalu Hypermart Nagoya Hill menciptakan rekor dengan membuat lontong terpanjang di Indonesia. Lontong tersebut dibuat sepanjang 101.8 meter dan diameter 28 cm. Museum Rekor Indonesia(MURI) kemudian mencatatkan ini sebagai lontong terpanjang di indonesia.

Makanan khas lebaran itu dikerjakan selama 48 jam nonstop dengan menghabiskan 400 kg beras. 50 keryawan Hypermart Nagoya Hill terlibat dalam mengerjakan lontong yang dibuat mengitari Hypermart Nagoya Hill ini.

Lontong terpanjang ini menjadi rekor ketiga Hypermart Batam. Sebelumnya pada tahun 2005 Hypermart pernah membuat rekor pizza terbesar yang berukuran 65 meter x 70 cm. Pada 2006 hypermart juga membuat rekor rendang terberat dengan total berat 1.706 kg. Salute buat Hypermart Batam!

Tak Sekedar Mengekor, Batam Ciptakan Rekor (Bag.1)

Posted on April 24th, 2009 in Pernak-Pernik by iqbalrois  Tagged , , , ,

 

Ternyata Batam termasuk kota yang rajin membuat rekor. Reko-rekor nasional tersebut tak hanya dibuat oleh pemerintah, tetapi juga oleh pihak swasta. Rekor apa saja? Ini Dia:

1. Landasan Pacu Terpanjang di Asia Tenggara

Bandara Hang Nadim ternyata memiliki landasan pacu yang tak hanya terpanjang di Indonesia, tetapi juga terpanjang di Asia Tenggara. Panjang landasan pacunya adalah 4.025 meter, bandingkan dengan landasan Bandara Soekarno Hatta yang hanya tiga kilometer. Landasan pacu sepanjang ini dijamin bisa menampung pesawat-pesawat berbadan besar semisal Boeing 747.

 

2. Coastarina, Tulisan Terbesar Di Indonesia

Tulisan COASTARINA di Perumaha Coastarina Batam ternyata masuk rekor Museum Rekor Dunia Indonesi(MURI) sebagai tulisan terbesar di Indonesia. Tak hanya itu, tulisan seberat 600 ton tersebut juga secara otomatis menjadi tulisan terberat di dunia, mengalahkan tulisan HOLLYWOOD di Bukit Lee, Amerika Serikat. Wew!

 

3. Pemasangan Lampion Terbanyak

Tahun 2006 lalu, Batam memecahkan rekor MURI dalam pemasangan lampion terbanyak di Indonesia. Jumlah Lampion(tenlong) yang dipasang adalah sebanyak 5.077 buah, dan dipasang sepanjang jalan Nagoya-Batam Center.

 

Menarik bukan?! Rekor-rekor apa lagi yang dipecahkan Batam di kancah nasional? Simak di tulisan ini jilid dua! ^_^

Prestasi Batam di Kancah Nasional

Posted on April 24th, 2009 in Pernak-Pernik by iqbalrois  Tagged , ,

 

Setelah berjam-jam mengubek-ubek data di google, akhirnya saya berhasil mengumpulkan beberapa infromasi tentang prestasi Kota Batam di kancah nasional dalam berbagai bidang. Apa saja? Ini beberapa di antaranya:

1. Adipura 2007 dan 2008

Batam telah dua kali mendapatkan penghargaan adipura sebagai kota terbersih, yaitu pada tahun 2007 dan 2008. Untuk Adipura 2008, Batam menduduki peringkat kedua sebagai kota besar terbersih di Indonesia. Peringkat pertama dipegang oleh Kota Pekanbaru, sedangkan posisi ketiga diraih oleh Kota Padang. Keberhasilan meraih piala Adipura ini merupakan prestasi luar biasa karena sebelum-sebelumnya Batam justru mendapat predikat sebagai kota terkotor.

 

2. Innovative Government Award(IGA) 2008

Bersama tiga kabupaten/kota lain, Batam mendapat pernghargaan IGA 2008. IGA ini diberikan oleh Menteri Dalam Negeri kepada Pemerintah Kota Batam karena tim IGA menilai Pemerintah dan masyarakat Batam berhasil memasarkan dan mempromosikan daerah ini sebagai kota tujuan wisata dan investasi. Tiga Kab/kota lain yang turut mendapat IGA 2008 adalah Karanganyar, Bontang, dan Pangkal Pinang.

 

3. Adi Upaya Puritama 2008 kategori Kota Metropolis

Penganugerahan yang diselenggakan oleh Kementerian Negara Perumahan rakyat(Kemenpera) ini menempatkan Batam sebagai kota terbaik dalam pengembangan perumahan dan permukiman, khususnya rumah hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia. Selain itu, Batam juga meraih Juara II untuk kategori pengelolaan rumah susun (rusun) terbaik di antara 10 kota yang diunggulkan.

 

Semoga prestasi-prestasi ini semakin memotivasi pemerintah kota untuk bekerja lebih giat lagi, memajukan Batam, menyejahterakan masyarakat. Bravo Batam!!!

Next Page »